Minggu, 13 Maret 2011

about me (firza Version) hehe

Tidak mudah untuk dapat memhami karakteristik seseorang tnpa dibarengi dengan kedekatan emosional, sehingga akan sangat gampang ketika kita mendiskripsikan peribadi seorang pacar di banding mendiskripsikan seorang teman. Ada dua pengelompokan besar dalam pandiskripsian tentang sesesorang (itu menurut saya), yaitu kondisi Internal yang mliputi kondisi fisik dan non fisik. serta Kondisi Eksternal yg mliputi Lingkungan tempat tinggal. akseptabilitas, penrimaan lingkungan terhadapnya (diri), serta pendidikan. Saya akan mendiskripsikan orang terdekat dalam hidup saya dengan menggunakan pengelompakan di atas. Pertama, kondisi Internal. Secara fisik atau secara kasat mata dia adalah seseorang yang mempunyai penampil menarik, bentuk tubuh yang proporsional. Kulit putih serta tinggi badannya menambah daya pikat bagi seseorang yang melihatnya. Matanya sipit serta bentuk wajah yang bundar. tipikal wajah yang sering kita kenal dengan wajah oriental, wajah-wajah seperti ini tidak sulit diitemui di daerah sumatera, karena konon daerah ini adlah salah satu perpaduan ras antara cina dan melayu.
Dari segi non fisik, dia adalah seseorang yang mempunyai ketegasan dalam menjalankan prinsip hidupnya. Mempunyai sebuah pardigma berfikir yang luas, hal yang langka dalam kajian kontemporer mengenai kepermpuanan. Kemauannya untuk maju dalam konsep pemikiran sangat kuat sehingga terkadang tidak jarang dia berbenturan dengan pemikiran kaum perempuan tradisional di lingkungannya sendiri, sebuah dilema mungkin. Dia bisa seprti ibu ketika menasehati saya, mampu memberikan pencerahan-pencerahan baru dalam kehidupan saya, sebuah kehangatan khas seorang ibu. Dia bisa menjadi seorang teman, teman diskusi tentang banyak hal, teman berbagi suka serta duka, sungguh seorang yang mampu menghibur. Dia juga bisa menjadi seorang pacar yang baik, mampu memberikan sebuah rasa sayang yang dalam untuk seorang laki-laki seperti saya tanpa melihat kekurangan yang ada.
Masih dari perspektif internal. Walaupun demikian tentu ada sifat yang kurang baik, karena dia juga aseorang manusia. Ngambek, adalah sifatnya yang menurut saya kurang baik. sebuah alur berfikir dalam menyimpulkan sesuatu persoaln terkadang tidak dia pandang secara holistis, namun lebih cenderung pada penyimpulan-penyimpulan parsial, sehingga kerap berujung pada sifat nagmbek tadi. Kedua adalah Kondisi eksternal, dia mempunyai akseptabilitas yang tinggi di kalangan teman-temannya, bukti otentik dari argumentasi saya adalah dari banyaknya teman yang ada di facebook-nya. Kepribadiannya yang luwes serta tanpa pndang bulu berteman adalah factor utama dalam penerimaan dirinya di lingkungan tersebut. Saat ini dia menempuh pendidikan master , sebuah pilihan yang sungguh jarang ditemui di kebanyakan perempuan, karena biasanya, perempuan dalam usia dia lebih memilih untuk menikah, mengurus anak dan suaminya ketimbang sekolah sampai jenjang master.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar